• AddressGedung Ki Bagus Hadi KoesoemoJl. Ki Hajar Dewantara No 116 Kelurahan Iring Mulyo
  • Email
  • Contact

SINAU Talks #1 Edisi April 2025“Guru Masa Depan dan Tantangan Pendidikan 5.0, Menyiapkan Pendidik Dasar yang Adaptif, Kreatif, dan Humanis di Era Digital”

SINAU Talks #1: Menginspirasi Guru Masa Depan di Era Pendidikan 5.0

Metro, 16 April 2025 — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro menyelenggarakan kegiatan inspiratif bertajuk SINAU Talks #1 dengan tema “Guru Masa Depan dan Tantangan Pendidikan 5.0.” Kegiatan ini menjadi edisi perdana dari rangkaian diskusi triwulanan SINAU Talks, yang dirancang sebagai wadah berbagi ide, refleksi, dan inovasi di bidang pendidikan dasar.

Acara ini dilaksanakan pada Rabu, 16 April 2025, pukul 13.30–15.00 WIB, secara daring melalui Zoom Meeting, diikuti oleh sekitar seratus peserta yang terdiri atas mahasiswa PGSD, guru sekolah dasar, dan masyarakat umum. Tujuan utama kegiatan ini ialah memperluas wawasan calon pendidik dalam memahami peran guru serta tantangan yang dihadapi di era Pendidikan 5.0 yang sarat dengan transformasi digital.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Metro, Ade Gunawan, M.Pd., yang juga menjadi narasumber pertama dalam edisi perdana SINAU Talks. Dalam sesi pembukaannya, beliau memperkenalkan program SINAU Talks PGSD sebagai forum ilmiah rutin yang berfungsi menumbuhkan budaya akademik yang reflektif, kolaboratif, dan inovatif di lingkungan Prodi PGSD.

Dalam penyampaiannya, Ade Gunawan menguatkan kembali visi dan misi Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Metro, yakni:

“Mewujudkan insan yang unggul secara keilmuan, berwawasan global, kreatif berbasis multikultural dengan landasan profetik, profesional, modern, dan mencerahkan tahun 2027.”

Beliau menegaskan bahwa visi tersebut bukan hanya pernyataan normatif, tetapi arah strategis yang menuntun seluruh aktivitas akademik dan kemahasiswaan di PGSD UM Metro. SINAU Talks, menurutnya, adalah bagian nyata dari upaya mewujudkan visi tersebut, yaitu dengan memperluas cakrawala berpikir mahasiswa agar siap menjadi guru yang adaptif, berintegritas, dan berdaya cipta tinggi.

“Guru masa depan tidak cukup hanya menguasai teknologi, tetapi harus mampu memadukan kecanggihan digital dengan nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan yang sejati adalah pendidikan yang memanusiakan manusia,” ujar Ade Gunawan. Ia menekankan bahwa guru perlu berpikir reflektif, peka terhadap kebutuhan peserta didik, serta memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan budaya.

Dalam sesi materi, Ade Gunawan menguraikan pentingnya penguatan kompetensi abad ke-21 bagi guru sekolah dasar, seperti literasi digital, kreativitas pedagogis, dan kemampuan berpikir kritis. Ia juga mengajak mahasiswa PGSD untuk menanamkan nilai-nilai profetik dan multikultural dalam praktik pembelajaran, agar ke depan mereka menjadi guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi.

Sesi diskusi interaktif berlangsung hangat, menampilkan berbagai pandangan dan pengalaman dari peserta mengenai transformasi pendidikan dasar di era digital. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya, berdiskusi, serta berbagi praktik baik dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi yang tetap berakar pada nilai karakter bangsa.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari budaya akademik baru di lingkungan PGSD UM Metro, yaitu budaya berpikir kritis, terbuka, dan kolaboratif. Melalui SINAU Talks, Program Studi PGSD menegaskan komitmennya dalam mengembangkan forum ilmiah yang berkelanjutan dan inspiratif bagi mahasiswa, dosen, dan guru.

Dengan terselenggaranya SINAU Talks #1 Edisi April 2025, Universitas Muhammadiyah Metro menunjukkan perannya sebagai pusat inovasi pendidikan dasar yang adaptif terhadap zaman, berlandaskan nilai-nilai profetik, dan berkomitmen mencetak pendidik yang unggul serta mencerahkan menuju visi 2027.